Sajak 4 Januari
aku mengenalmu
pada tahun ketika semesta
menyentuh pundakku dengan sabar
dua ribu delapan belas
dan berkata: bersiaplah mencinta
setahun kemudian
aku menikahimu, Neng
bukan hanya dengan cincin
tapi dengan seluruh rasa takut dan harap
lalu Tuhan
menyentuh dahi kita pelan
dan merestui perjalanan ini
Arumi lahir
seperti doa yang menjelma pagi
membuat rumah kita
tak pernah benar-benar gelap
lalu satu cahaya kecil
Muhammad Gumilar
datang sebentar
hanya untuk mengajari kita
bagaimana cara tabah
dan bagaimana cara ikhlas
sebelum ia kembali ke pelukan langit
dan Tuhan, sekali lagi
menyentuh kita dengan kasih-Nya
mengirim Muhammad Sastra
jagoan kecil kita
yang tawanya menambal rindu
dan menguatkan lelah
Neng,
kita telah dilatih hujan dan panas
dalam pelukan yang sama
dan aku semakin paham
bahwa mencintaimu
adalah caraku belajar bersyukur
hari ini
4 Januari 2026
tujuh tahun kita bertumbuh
semoga sentuhan Tuhan
tak pernah jauh dari langkah kita
dan tabah
selalu tinggal
di antara genggaman tangan kita.
